Kamis, 24 September 2026

Kantor BPN Jatim Digeledah KPK Terkait Korupsi di Kementerian ATR/BPN

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Kantor Kanwil BPN Jawa Timur yang sedang digeledah KPK terakit korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN, Kamis (24/9/2026). Foto: Wildan suarasurabaya.net

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jawa Timur (BPN Jatim) dalam rangka penyidikan dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN, Kamis (24/9/2026).

Pantauan suarasurabaya.net sekitar pukul 15.47 WIB, terlihat sejumlah orang dan petugas berompi KPK berjalan keluar ke depan halaman gedung menuju ke sisi belakang mobil berwarna abu-abu metalic, sambil menaikkan beberapa barang diduga barang bukti hasil penggeledahan.

Sampai berita ini ditulis, petugas masih terus melakukan proses penggeledahan di dalam gedung. Awak media juga dilarang masuk ke dalam area kantor dan diminta menunggu di luar pagar.

“Dari arahan Brimob diminta nunggu di luar pagar, karena saat ini masih proses pemeriksaan. Mohon maaf,” kata salah satu satpam.

Petugas keamanan tersebut juga mengungkap kegiatan penggeledahan di Kantor Kanwil BPN Jatim berlangsung sejak pukul 10.00 WIB tadi.

Sementara itu Budi Prasetyo Juru Bicara KPK membenarkan terkait penggeledahan yang berlangsung di Kantor BPN Provinsi Jatim hari ini.

“Saat ini penggeledahan masih berlangsung. Kami akan sampaikan setia perkembangannya, sebagai bentuk komitmen KPK dalam melaksanakan proses hukum secara transparan,” ujarnya.

Sebelumnya, petugas lemabaga antirasuah tersebut juga melakukan penggeledahan di kantor BPN Kota Mojokerto pada Rabu (23/9/2026).

Dalam penggeledahan di BPN Kota Mojokerto, penyidik menyita sejumlah dokumen dan beberapa barang bukti elektronik yang diduga terkait dengan perkara.

Selain itu, penyidik juga mengamankan sejumlah amplop berisi uang, yang diduga merupakan uang-uang yang diterima dari para pemohon layanan pertanahan di lingkungan BPN Kota Mojokerto.

“Uang-uang tersebut masih tersimpan dalam amplop, nantinya tentu akan dilakukan penghitungan oleh penyidik,” kata Budi.(wld/bil/ham)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Kamis, 24 September 2026
27o
Kurs