“Sekarang angka yang saya lihat karena sudah hujan, itu turun ke sekitar 1.500 sampai 2.000-an,” ujarnya.
Budi mengatakan, penurunan kasus tersebut terjadi di tujuh provinsi yang terdampak karhutla. Selain berdampak pada jumlah kasus ISPA, hujan juga membantu memperbaiki kualitas udara di wilayah tersebut.
Menurut dia, indeks standar pencemar udara (ISPU) di sejumlah daerah juga menunjukkan perbaikan. Sebelumnya, dari 81 kabupaten/kota yang dipantau, sekitar 50 di antaranya memiliki kualitas udara pada kategori hitam atau berada di atas angka 300.
“Waktu saya datang ke sana, itu masih sekitar 20, 30-an. Sekarang sudah turun ke angka belasan,” jelasnya.
Meski demikian, Budi berharap hujan terus turun agar kebakaran hutan dan lahan dapat segera diatasi. Pasalnya, kebakaran yang terjadi di lahan gambut membutuhkan penanganan khusus karena api dapat berada di lapisan bawah tanah.
NOW ON AIR SSFM 100

