Selain korban meninggal, sebanyak 309 orang dilaporkan mengalami luka-luka, termasuk sejumlah korban dalam kondisi kritis. Para korban telah mendapatkan penanganan medis di sejumlah rumah sakit.
Dilansir dari Antara, KBRI Riyadh terus berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi untuk memastikan apakah terdapat WNI yang terdampak serangan tersebut.
Pemantauan juga dilakukan ke lapangan, termasuk ke rumah sakit di Riyadh dan sekitarnya, guna memperoleh informasi mengenai kemungkinan WNI yang menjalani perawatan.
Berdasarkan data hingga Desember 2025, jumlah WNI yang berada di Arab Saudi tercatat mencapai 361.147 orang.
Dengan jumlah tersebut, KBRI menegaskan pentingnya pemantauan dan komunikasi berkelanjutan dengan otoritas setempat untuk memastikan kondisi warga Indonesia setelah insiden tersebut.
NOW ON AIR SSFM 100

