Petugas tetap memantau pergerakan satwa dan kondisi kawasan untuk mengantisipasi dampak lanjutan setelah kebakaran.
Kebakaran di Resor Kuala Penet diperkirakan berdampak terhadap lahan seluas sekitar 673 hektare. Namun, Kemenhut menegaskan angka tersebut masih sementara dan dapat berubah setelah dilakukan verifikasi lapangan secara menyeluruh.
Dilansir dari Antara, sekitar 250 personel gabungan dikerahkan untuk menangani kebakaran. Mereka berasal dari Balai Taman Nasional Way Kambas, kepolisian, TNI, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, mitra kerja taman nasional, Masyarakat Mitra Polhut, kelompok tani hutan, koperasi, hingga Masyarakat Peduli Api.
Pengendalian kebakaran turut dipantau langsung oleh Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas, Kapolres Lampung Timur, Dandim Lampung Timur, dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lampung Timur.
Proses pemadaman tidak berlangsung mudah. Petugas harus menghadapi karakteristik lahan gambut yang berpotensi menyimpan bara di dalam tanah, akses menuju lokasi yang sulit, serta sumber air yang relatif jauh dari titik kebakaran.

NOW ON AIR SSFM 100

