Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita barang bukti perkara korupsi berupa uang tunai sebanyak Rp800 juta dari Hercules Rozario Marshal Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB).
Budi Prasetyo Juru Bicara KPK mengatakan, Kamis (15/10/2026), Hercules melalui kuasa hukumnya menyerahkan uang itu kepada Penyidik KPK.
Menurutnya, uang tersebut terkait kasus dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk, dan korupsi layanan pertanahan lainnya di Kementerian ATR/BPN.
“Penyidik melakukan penyitaan barang bukti dalam bentuk uang tunai senilai Rp800 juta dari Saudara NMB. Uang tersebut diserahkan oleh kuasa hukumnya kepada penyidik, di Gedung Merah Putih KPK,” ujarnya.
Juru Bicara KPK menyebut, pihak PT Summarecon meminta Hercules mengurus pembukaan blokir HGB di wilayah Bogor, Jawa Barat.
Lebih lanjut, Budi mengapresiasi Hercules yang kooperatif dengan menyerahkan uang suap. Dia menilai, penyerahan uang itu merupakan salah satu bentuk dukungan pada proses penegakan hukum, untuk mengungkap konstruksi perkara secara utuh.
Seperti diketahui, hari Senin (14/9/2026), KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT), di Kantor BPN Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dari operasi senyap itu, KPK menangkap belasan orang dan mengamankan barang bukti uang serta valas yang nilainya mencapai Rp106,3 miliar.
Selain suap pengurusan HGB, KPK juga mengusut dugaan penerimaan lainnya dari internal kementerian ATR/BPN sehubungan dengan rotasi, promosi atau mutasi jabatan, serta indikasi penerimaan oleh oknum di Kementerian ATR/BPN terkait layanan pertanahan lainnya.
Berdasarkan kecukupan dua alat bukti yang sah, KPK menetapkan delapan orang tersangka. Masing-masing atas nama Sontang Coin Manurung Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq politikus Partai Golkar, dan Tardi Kepala Kantor Pertanahan Tangerang.
Kemudian, Adrianto Pitojo Adhi Presiden Direktur PT. Summarecon Agung Tbk., Arief Sugiyanto bekas Bupati Kebumen, Muhammad Fakhry, Erwin, dan Rizal Pahlevi.
KPK meyakini empat orang tersangka yaitu, Fahd El Fouz, Arif Sugiyanto, Erwin, dan Muhammad Fakhry adalah orang kepercayaan Nusron Wahid Menteri ATR/Kepala BPN.(rid/bil/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

