Ketika keluarga mengetahu Esau tak kunjung pulang, mereka segera melaporkan hal itu ke pihak kepolisian dan pemerintah setempat.
Keluarga juga sempat putus asa dan mengira Esau telah meninggal dunia, karena setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan, Esau tak kunjung ditemukan.
Selama 26 hari terombang-ambing di Samudera Pasifik, Esau bertahan hidup berbekal air mineral yang dia bawa juga menangkap ikan dan burung, serta memanfaatkan air hujan untuk memenuhi kebutuhan minum.
Akhirnya, pada 1 Agustus 2026 lalu, Esau ditemukan oleh awak kapal LNG Endeavour Prancis yang tengah berlayar dari Australia menuju China.
Ketika kapal kargo besar itu mendekat, Esau melompat dari perahunya ke laut dan awak kapal melemparkan pelampung kepadanya, untuk kemudian dievakuasi ke atas kapal.

NOW ON AIR SSFM 100

