Sabtu, 26 September 2026

Kolosal Merah Putih Bertanya Hidupkan Kembali Peristiwa Perobekan Bendera di Surabaya

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Penghormatan bendera merah putih dalam kolosal perobekan kain warna biru pada bendera Belanda di Jalan Tunjungan, depan Hotel Majapahit Surabaya, Sabtu (26/9/2026). Foto: Risky suarasurabaya.net

Pertunjukan menggambarkan perjuangan Arek-Arek Suroboyo saat menurunkan bendera Belanda, merobek bagian warna birunya, dan mengibarkan kembali Merah Putih.

Eri mengatakan, perobekan warna biru pada bendera Belanda bukan sekadar aksi terhadap selembar kain, tetapi menjadi simbol perlawanan terhadap penjajahan dan upaya menegakkan martabat Indonesia.

“Yang mereka robek bukan sekadar warna pada selembar kain. Mereka merobek kesombongan penjajahan. Mereka menegakkan martabat Indonesia,” katanya dalam pertunjukan kolosal.

Opera kolosal tersebut dikemas dengan konsep human statue atau living monument. Para pemain tidak hanya memerankan tokoh dalam cerita, tetapi juga menjadi bagian dari suasana ruang publik untuk membawa kembali gambaran Surabaya pada masa perjuangan.

Melalui tema “Merah Putih Bertanya”, pertunjukan tersebut tidak hanya menghadirkan kembali sejarah perjuangan Arek-Arek Suroboyo, tetapi juga mengajak masyarakat merefleksikan cara mengisi kemerdekaan melalui karya, kebersamaan, dan kontribusi di masa kini.(ris/bil/faz)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Sabtu, 26 September 2026
32o
Kurs