Sebanyak lima korban ledakan tabung LPG di salah satu ruko kawasan Pakuwon City, Mulyorejo, Surabaya, Selasa (6/10/2026), saat ini mendapat perawatan di dua rumah sakit.
Tiga korban dirawat di RSUD Dr. Soetomo, sedangkan dua korban lainnya menjalani perawatan di RSUD Haji Surabaya.
Niken, Humas RSUD Dr. Soetomo Surabaya mengatakan, hingga Selasa siang, tiga korban ledakan tabung gas LPG sudah masuk ke RSUD Dr. Soetomo.
Satu korban sebelumnya dirujuk dari RS Mitra Keluarga. Sementara dua korban lainnya dikirim dari RSUD Haji Surabaya.
“Saat ini sudah masuk IGD (Instalasi Gawat Darurat) RSUD Dr. Soetomo,” katanya.
Lebih lanjut, pihaknya saat ini masih melakukan koordinasi dengan tim medis terkait kondisi dan penanganan ketiga korban tersebut.
Sementara itu, Masrur, Kepala Tim Hukum dan Hubungan Masyarakat (Hukmas) RSUD Haji Surabaya mengatakan, sebelumnya ada empat korban yang mendapat penanganan di RSUD Haji.
Dari empat korban tersebut, dua pasien akhirnya dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo, sedangkan dua pasien lainnya dirawat di ICU RSUD Haji.
Keempat korban yang sempat ditangani di RSUD Haji terdiri dari tiga laki-laki dan satu perempuan. Mereka mengalami luka bakar dengan luas antara 13 hingga 18 persen, terutama di bagian wajah, leher, dan tangan.
“Karena lokasi luka bakar ini di daerah yang berbahaya yaitu wajah, terus leher ya, dan tangan. Ini maka perlu perawatan khusus,” ucapnya.
Dua korban dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo karena membutuhkan penanganan lebih lanjut setelah mengalami trauma inhalasi.
Seperti diketahui sebelumnya, ledakan terjadi di restoran di kawasan Perumahan San Antonio, Mulyorejo, Surabaya, Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 07.42 WIB.
Akibat dari ledakan tersebut, puluhan bangunan ruko juga mengalami kerusakan. Dalam video yang diterima SS, terlihat juga mobil dan sepeda motor yang berada di depan ruko, ikut mengalami kerusakan.(ris/iss/faz)

NOW ON AIR SSFM 100

