Kamis, 1 Oktober 2026

LPSK dan Pemprov Serahkan Kompensasi 210 Juta ke Penyintas Bom Gereja Surabaya

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim menyerahkan kompensasi kepada penyintas bom gereja Surabaya di Gedung Negara Grahadi, Kamis (1/10/2026). Foto: Wildan suarasurabaya.net

Pascatragedi tersebut, Raquel harus dirawat selama enam bulan untuk memulihkan kondisi kesehatannya. Bahkan pendengarannya tak bisa pulih 100 persen.

Tidak hanya menanggung dampak kesehatan di bagian telinga, penyintas juga merasa belum pulih sepenuhnya secara psikologis. “Saya masih takut ke psikolog, jadi masih ada efek trauma sampai sekarang,” ungkap Raquel.

Terlepas dari tragedi itu, saat ini Raquel tengah fokus menempuh pendidikan di Universitas Negeri Surabaya. Kompensasi yang didapatkan Pemprov Jatim rencananya bakal digunakan untuk biaya pendidikan.

Sementara itu Khofifah Gubernur Jatim memastikan pemprov akan membantu proses pemulihan korban dari aspek psikologis maupun fisik.

Sementara itu, Gubernur Jatim telah menyiapkan 14 rumah sakit yang tersebar di Surabaya, Malang, hingga Madiun yang disediakan secara gratis untuk pengobatan terhadap penyintas. Termasuk pemulihan kondisi oleh psikologi.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Kamis, 1 Oktober 2026
28o
Kurs