Universitas Harvard mengonfirmasi pengunduran diri Lawrence H. Summers, mantan Presiden Harvard pada, Rabu (25/2/2026) waktu setempat, mengumumkan berhenti dari aktivitas mengajar imbas keterlibatannya dengan Jeffrey Epstein terpidana kasus pedofilia.
“Sehubungan dengan peninjauan yang sedang dilakukan oleh Universitas (Harvard) terhadap dokumen-dokumen yang berkaitan dengan Jeffrey Epstein yang baru-baru ini dirilis oleh pemerintah, Jeremy Weinstein Dekan Harvard Kennedy School telah menerima pengunduran diri Profesor Lawrence H. Summers dari jabatan kepemimpinannya sebagai salah satu direktur Mossavar-Rahmani Center for Business and Government,” ujar Jason Newton juru bicara (jubir) Harvard dalam pernyataannya yang dikutip Antara.
Newton menambahkan bahwa mantan presiden Harvard tersebut akan resmi mengakhiri jabatan akademis dan fakultasnya pada akhir tahun ajaran.
“Profesor Summers telah mengumumkan akan mengundurkan diri dari jabatan akademis dan fakultas di Harvard pada akhir tahun ajaran ini dan akan tetap menjalani cuti hingga waktu tersebut,” lanjutnya.
Summers sendiri menjabat sebagai Presiden Harvard dari tahun 2001 hingga 2006. Ia juga sempat menjabat di posisi senior pemerintahan, termasuk Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) dan Dewan Ekonomi Nasional (National Economic Council) AS.
Peninjauan yang dilakukan Harvard terhadap kasus ini dimulai setelah dokumen korespondensi surel antara Summers dan Epstein selama bertahun-tahun dirilis ke publik pada 2025.
Berdasarkan surel-surel yang dirilis itu, media AS melaporkan keterikatan Summers dan Epstein dalam hubungan pertemanan yang dekat selama bertahun-tahun, serta Summers pernah mengunjungi pulau pribadi Epstein dan bepergian menggunakan jet pribadinya. (ant/vve/bil)
NOW ON AIR SSFM 100
