Senin, 22 Juni 2026

Menaker: Hampir 30 Persen Peserta Magang Nasional Dapat Tawaran Kerja

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Yassierli Menteri Ketenagakerjaan memberikan keterangan dalam konferensi pers stimulus ekonomi pada semester II 2026 di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (22/6/2026). Foto Lea Citra suarasurabaya.net

Kementerian Ketenagakerjaan mengungkap 30 Persen peserta program Magang Nasional (MagangHub) mendapatkan tawaran pekerjaan dari perusahaan tempatnya magang setelah program tersebut berakhir.

Yassierli Menteri Ketenagakerjaan mengatakan, sekitar 17,11 persen menerima tawaran tersebut.

“Sudah ditawari tapi menolak sebesar 12,58 persen, belum ditawari tapi ada indikasi 33,05 persen dan tidak ditawari 37,26 persen,” ungkap Yassierli di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (22/6/2026).

Yassierli mencatat sudah ada 102.600 peserta magang tahun 2025 dan 8.048 perusahaan atau instansi pemerintah menjadi tempat magang, yang tersebar di seluruh Indonesia.

Katanya 84 persen peserta magang merasa puas dan sangat puas dan 67 persen merasa program ini sangat membantu kondisi ekonomi peserta dan keluarga mereka.

Sedangkan 84 mentor menyatakan, puas dan sangat puas dengan kontribusi peserta magang dan 66 persen peserta magang dinilai mengalami peningkatan kompetensi yang signifikan.

“2,42 persen mengatakan ya mungkin mereka merasakan bukan sesuatu yang substansial buat mereka, itu adalah uang saku. Kemudian dari perspektif mentor dan perusahaan 84% perusahaan menyatakan puas dan sangat puas. Kemudian perusahaan mengatakan cukup puas itu 15,42 persen, dan 0,45 persen perusahaan mengatakan akan tidak puas,” ungkapnya.

Menaker menyatakan, program Magang Nasional mendapatkan feedback yang positif, mulai dari pelaksanaan hingga akhir. Lantaran mampu meningkatkan kompetensi dari para pesertanya.

“Peningkatan keterampilan kompetensi itu dalam hal kerja sama tim, pemecahan masalah, berpikir kritis, inisiatif, adaptabilitas, manajemen waktu, profesionalisme, digital teknologi, teknis semua bidang. Kita bandingkan persepsi peserta dan kita bandingkan persepsi dari penyelenggara magang,” ujarnya.

Untuk program magang selanjutnya yang rencananya berjalan Juli 2026, Yassierli menyatakan akan menjalankan sesuai arahan dari Prabowo Subianto Presiden.

“Akan segera kita umumkan nanti detail timeline-nya ee dan kita tentu berharap pada bulan Juli ini bisa kita segera laksanakan,” pungkasnya. (lea/saf/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi Diujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Senin, 22 Juni 2026
27o
Kurs