Minggu, 18 Oktober 2026

Menhut Tegaskan Pemerintah Tak Lepas Tangan Tangani Karhutla Kalteng

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Raja Juli Antoni Menteri Kehutanan meninjau salah satu titik karhutla di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur pada Sabtu (17/10/2026). Foto: Antara

“Kita melakukan operasi modifikasi cuaca. Jadi, kalau dua hari belakangan ada terjadi hujan, itu bukan hujan alami, tetapi operasi modifikasi cuaca,” katanya.

Meski demikian, efektivitas OMC masih bergantung pada ketersediaan bibit awan yang dapat dimanfaatkan untuk memicu hujan. Kondisi El Nino yang menyebabkan minimnya awan hujan menjadi salah satu kendala, khususnya di wilayah Kalimantan Tengah bagian selatan.

Pemerintah juga mengembangkan teknologi pembentukan awan menggunakan dry ice sebagai alternatif untuk mendukung modifikasi cuaca. Penelitian yang dilakukan BMKG bersama Thailand tersebut masih berada dalam tahap pengembangan dan pengujian.

Selain modifikasi cuaca, pemadaman melalui water bombing juga menghadapi hambatan akibat kabut asap yang membatasi jarak pandang penerbangan.

Raja Juli menyebutkan terdapat enam helikopter milik BNPB dan satu helikopter milik Kementerian Kehutanan yang disiagakan di Kalimantan Tengah, di luar armada milik perusahaan swasta.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Minggu, 18 Oktober 2026
30o
Kurs