Pemerintah tidak menyiapkan tambahan anggaran khusus untuk program sekolah negeri gratis pada 2027. Suahasil Nazara Menteri Keuangan mengatakan program tersebut akan menggunakan anggaran pendidikan yang telah dialokasikan dalam RAPBN 2027.
Suahasil mengatakan anggaran pendidikan dalam RAPBN 2027 ditetapkan sebesar 20 persen dari belanja negara atau sekitar Rp820,9 triliun.
“Kalau APBN selalu 20 persen untuk pendidikan. Jadi pertanyaannya anggaran pendidikan itu Rp800 triliun lebih, bagaimana mendesainnya,” kata Suahasil, Rabu (23/9/2026), seperti dilaporkan Antara.
Menurut dia, pemerintah kini membahas kembali desain penggunaan anggaran pendidikan yang telah dialokasikan, baik pada pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun kementerian dan lembaga.
Total anggaran pendidikan yang dibahas berada di kisaran Rp820 triliun hingga Rp824 triliun. Anggaran tersebut akan didesain ulang untuk memperkuat berbagai program pendidikan yang sudah berjalan.
Suahasil menegaskan program sekolah negeri gratis tidak menggunakan tambahan anggaran baru. Pembiayaannya akan diambil dari alokasi anggaran pendidikan dalam RAPBN 2027.
“Kita bicara termasuk 2027, anggaran ada sekian bagaimana desainnya paling bak,” ujarnya.
Anggaran Pendidikan Gratis Masih Dikaji
Sementara itu, Brian Yuliarto Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) mengatakan pemerintah masih menghitung kebutuhan anggaran untuk program pendidikan gratis di perguruan tinggi negeri (PTN).
“Ini yang kami sedang lakukan hitung-hitungan, makanya hari ini ada rapat untuk membicarakan skema-skema, tahapan-tahapan dan lain-lainnya,” kata Brian.
Sebelumnya, Prabowo Subianto Presiden memerintahkan jajaran menteri menyusun rencana dan kebutuhan anggaran untuk memperluas pendidikan gratis, mulai dari taman kanak-kanak (TK) hingga perguruan tinggi negeri.
Arahan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi anak-anak Indonesia. (ant/ham/rid)

NOW ON AIR SSFM 100

