“Saya ingin sampaikan, secara umum telah berjalan dengan baik. Saya ingin tegaskan ini bahwa secara umum berjalan dengan baik dan saya berharap tahun depan kita bisa teruskan lagi kegiatan pengabdian dari Kadet Unhan ini di Sekolah Rakyat karena manfaatnya besar sekali, terutama dalam penguatan kedisiplinan siswa,” ujarnya.
Meski demikian, Gus Ipul mengingatkan bahwa setiap insiden harus menjadi perhatian serius.
Menurutnya, evaluasi dan pencegahan perlu dilakukan agar program yang bertujuan membangun karakter dan kedisiplinan tersebut tidak justru menimbulkan persoalan baru.
“Saya ingin ini benar-benar bisa menjadi pelajaran bersama kita dan tentu sekecil apa pun perlu mendapatkan perhatian kita. Kita ambil hikmahnya dan kita lakukan mitigasi ke depan, lebih baik lagi, dan tidak terjadi lagi,” tandasnya.
Sebelumnya, dugaan kekerasan terjadi di lingkungan asrama Sekolah Rakyat di Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember. Tiga siswa diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum mahasiswa Universitas Pertahanan RI.
NOW ON AIR SSFM 100

