Dalam proses pemadaman kebakaran tersebut diketahui digunakan foam atau bahan pemadam berbusa. Lokasi kejadian berada di sekitar aliran Kali Tengah yang bermuara ke Kali Surabaya.
Meski demikian, PJT I masih melakukan pemantauan dan pengambilan sampel untuk memastikan keterkaitan kejadian tersebut dengan penurunan kualitas air serta melihat perkembangan kondisinya.
Agung mengatakan, pemantauan kondisi lapangan dan pengaturan tata air akan terus dilakukan secara intensif untuk mendukung percepatan pemulihan kualitas air Kali Surabaya.
PJT I juga akan berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait serta mengoptimalkan pengaturan tata air. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat pemulihan kualitas air sekaligus menjaga keberlangsungan pemanfaatan air baku bagi masyarakat. (saf/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

