Selain itu, BGN juga telah membentuk sebelas tim reformasi untuk mengevaluasi dan menyempurnakan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Naniek mengungkapkan, Prabowo telah menyetujui agar prioritas penerima manfaat MBG diarahkan kepada kelompok 3B, yakni balita, ibu menyusui (busui), ibu hamil (bumil), serta siswa SD hingga SMP dan peserta didik di kawasan 3T.
Ia juga menegaskan Program Makan Bergizi Gratis bukan merupakan program bermuatan politik, melainkan bentuk intervensi pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.
Menurutnya, program tersebut juga telah memberikan dampak ekonomi bagi petani, peternak, dan pedagang. Ia mencontohkan, ketika MBG dihentikan sementara selama libur sekolah selama tiga pekan, hasil pertanian dan peternakan tidak terserap sehingga harga komoditas menurun.
Di akhir pesannya, Naniek menyatakan akan fokus menjalani pengobatan jantung di luar negeri sesuai saran keluarga dan dokter. Ia pun mengajak masyarakat terus mendukung Program Makan Bergizi Gratis sebagai upaya meningkatkan kualitas generasi muda Indonesia.(saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

