Kamis, 3 September 2026

Ning Lia Terbang ke Sidoarjo, Beri Penguatan Mental untuk Ratusan Korban MBG

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Lia Istifhama anggota DPD RI Jawa Timur saat memberikan penguatan psikologis kepada seorang korban yang masih menjalani perawatan di RS Delta Surya Sidoarjo, Rabu (2/9/2026). Foto: istimewa

Kepedulian terhadap para korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sidoarjo tidak hanya datang dalam bentuk penanganan medis.

Lia Istifhama anggota DPD RI Jawa Timur turut memberikan penguatan psikologis kepada para korban yang masih menjalani perawatan di RS Delta Surya Sidoarjo.

Perempuan yang akrab disapa Ning Lia itu bertolak dari Jakarta menuju Sidoarjo untuk menemui langsung para korban pada Rabu (2/9/2026).

Kunjungannya difokuskan kepada para santri Pondok Pesantren Manba’ul Hikam yang menjadi kelompok dengan jumlah korban terbanyak dalam insiden tersebut.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo per Rabu (2/9/2026) pukul 19.00 WIB, jumlah korban keracunan MBG di Kecamatan Tanggulangin telah mencapai 593 orang. Dari jumlah tersebut, lebih dari 400 korban diketahui merupakan santri Pondok Pesantren Manba’ul Hikam.

Saat berada di ruang perawatan, Ning Lia menyempatkan diri berbincang dengan para santri. Ia memberikan motivasi dan berusaha membangun suasana yang lebih tenang agar para korban tidak larut dalam kecemasan maupun trauma setelah mengalami sakit secara mendadak.

Menurut Ning Lia, pendampingan psikologis menjadi bagian penting dalam proses pemulihan korban, selain penanganan medis.

Ia juga mengapresiasi kesigapan tenaga kesehatan di RS Delta Surya yang terus menangani pasien sejak kasus tersebut terjadi.

“Saya mengapresiasi kesiapsiagaan tim medis RS Delta Surya yang memberikan pelayanan medis terbaik untuk korban yang datangnya silih berganti hingga siang hari tadi,” ungkap Ning Lia, Rabu (2/9/2026).

RS Delta Surya sendiri merupakan satu dari sembilan rumah sakit di Sidoarjo yang menerima dan merawat korban insiden keracunan MBG sejak Selasa (1/9/2026).

dr. Warih Kusumaningtyas Direktur RS Delta Surya Sidoarjo mengatakan sebagian besar pasien menunjukkan perkembangan positif setelah mendapatkan penanganan medis.

“Alhamdulillah kondisi para pasien secara umum terus membaik. Sebagian besar gejalanya sudah tertangani dengan baik, dan beberapa pasien yang kondisinya sudah stabil serta memenuhi syarat medis hari ini sudah diizinkan untuk pulang ke rumah,” ujar dr. Warih.

Di tengah situasi tersebut, Ning Lia mengingatkan agar penanganan korban menjadi prioritas utama. Ia menilai evaluasi dan pencarian penyebab kejadian tetap penting, tetapi tidak boleh mengesampingkan kebutuhan mendesak para korban yang membutuhkan pertolongan.

“Saat terjadi musibah, seharusnya tidak perlu mencari siapa yang salah terlebih dahulu, tetapi kita mencari siapa yang pertama kali harus diberikan pertolongan,” tegasnya.

Ia berharap seluruh korban segera pulih, baik secara fisik maupun psikologis. Pendampingan terhadap para santri juga dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pengalaman tersebut tidak meninggalkan trauma berkepanjangan.(faz)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Kamis, 3 September 2026
27o
Kurs