“Kami tidak bisa memastikan, tapi yang jelas ini bukan hanya yang pembesar. Tetapi ini dimanfaatkan oleh warga binaan yang notabene kemungkinan dugaannya memiliki uang lebih dan dia mau menikmati tempat dia tinggal,” ujarnya.
Dalam pemeriksaan, tim Ombudsman sempat meminta keterangan salah seorang yang ditemukan berada di fasilitas tersebut. Menurut Syafrida, orang tersebut mengaku membayar untuk bisa menempati bangunan tersebut.
Namun, Ombudsman belum memperoleh informasi mengenai nominal pembayaran karena proses pemeriksaan terhenti setelah petugas lapas datang ke lokasi.
“Iya, bayar. Nah, itu yang tadi tidak terkonfirmasi karena keburu datang petugas,” kata Syafrida.
Ombudsman memperkirakan sejumlah bangunan tersebut telah berdiri sekitar satu tahun atau lebih. Meski demikian, waktu pasti pembangunan dan sejak kapan fasilitas digunakan masih akan didalami.

NOW ON AIR SSFM 100

