Subandi Minta BGN Tutup 31 SPPG di Sidoarjo yang Belum Kantongi Izin
Rabu, 2 September 2026 | 17:44 WIB
MR salah satu santri kelas tujuh di Pondok Pesantren Manbaul Hikam Sidoarjo yang masih menjalani perawatan di RSUD Notopuro Sidoarjo hingga Rabu (2/9/2026) sore. Foto: Wildan suarasurabaya.net
Buntut keracunan massal tersebut, Syufaat berharap supaya program MBG tidak diteruskan karena sudah banyak peristiwa serupa yang terjadi di berbagai daerah.
“Kalau bisa ditutup aja, karena banyak itu kejadian (keracunan),” ujarnya.
Sementara itu MR korban mengaku merasakan gejala pusing sampai lemas pada pagi tadi.
Ia menyebut hanya memakan nasi, telur dan apel dalam menu MBG sementara olahan tempe dan sayur tidak ia makan.
“Iya lemes (tadi pagi), makan nasi telur sama apel. (Makanan tidak bau?) enggak,” katanya.