Rabu, 2 September 2026

Orang Tua Korban Berharap MBG Ditutup Usai Keracunan Massal di Sidoarjo

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
MR salah satu santri kelas tujuh di Pondok Pesantren Manbaul Hikam Sidoarjo yang masih menjalani perawatan di RSUD Notopuro Sidoarjo hingga Rabu (2/9/2026) sore. Foto: Wildan suarasurabaya.net

Buntut keracunan massal tersebut, Syufaat berharap supaya program MBG tidak diteruskan karena sudah banyak peristiwa serupa yang terjadi di berbagai daerah.

“Kalau bisa ditutup aja, karena banyak itu kejadian (keracunan),” ujarnya.

Sementara itu MR korban mengaku merasakan gejala pusing sampai lemas pada pagi tadi.

Ia menyebut hanya memakan nasi, telur dan apel dalam menu MBG sementara olahan tempe dan sayur tidak ia makan.

“Iya lemes (tadi pagi), makan nasi telur sama apel. (Makanan tidak bau?) enggak,” katanya.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Rabu, 2 September 2026
28o
Kurs