Minggu, 4 Oktober 2026

PBNU Instruksikan Mujahadah untuk Palestina dalam Rangkaian Hari Santri 2026

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031. Foto: Risky suarasurabaya.net

Dalam pedoman tersebut, seluruh jenjang kepengurusan NU diminta menggelar “Mujahadah Kemanusiaan untuk Palestina” melalui majelis istighotsah, pembacaan shalawat, zikir berjamaah, maupun majelis doa lainnya.

PBNU menyebut kegiatan itu sebagai bagian dari riyadhah bathiniyyah sekaligus wujud solidaritas kemanusiaan terhadap rakyat Palestina.

Komitmen tersebut, lanjut dia, juga sejalan dengan perhatian KH Miftachul Akhyar Rais Aam PBNU saat menerima sejumlah tokoh Palestina di Pondok Pesantren Miftachussunnah, Surabaya, akhir bulan September lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Kiai Miftach mendoakan keselamatan dan kedamaian Rakyat Palestina serta berharap Umat Islam dapat beribadah di Masjidil Aqsa dalam keadaan merdeka dan bermartabat.

Selain solidaritas untuk Palestina, PBNU juga menginstruksikan rangkaian Hari Santri 2026 untuk diawali dengan ziarah ke makam para ulama, aulia, maupun muharrik NU di wilayah khidmah masing-masing.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Minggu, 4 Oktober 2026
29o
Kurs