Minggu, 4 Oktober 2026

PBNU Instruksikan Mujahadah untuk Palestina dalam Rangkaian Hari Santri 2026

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031. Foto: Risky suarasurabaya.net

Sementara Apel Hari Santri Nasional 2026 akan digelar serentak pada Kamis, 22 Oktober 2026. Apel dapat dilaksanakan di sekretariat NU maupun lingkungan pesantren, rumah sakit atau klinik, sekolah, madrasah, dan perguruan tinggi Nahdlatul Ulama.

Dalam apel tersebut, Naskah Resolusi Jihad NU juga dapat dibacakan oleh jajaran Tanfidziyah atau Badan Otonom NU.

PBNU juga meminta peringatan Hari Santri diisi kegiatan yang manfaatnya dirasakan langsung masyarakat, seperti layanan kesehatan gratis, donor darah, konsultasi keluarga dan zakat, hingga kegiatan peduli lingkungan.

Seperti diketahui, PBNU mengusung tema “Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri” dalam Hari Santri Nasional 2026 sekaligus mengarahkan peringatan tahun ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum memperkuat tradisi keilmuan dan spiritual pesantren, pelayanan kepada masyarakat, serta kepedulian terhadap isu kemanusiaan.(ris/saf/rid)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Minggu, 4 Oktober 2026
29o
Kurs