Sementara Apel Hari Santri Nasional 2026 akan digelar serentak pada Kamis, 22 Oktober 2026. Apel dapat dilaksanakan di sekretariat NU maupun lingkungan pesantren, rumah sakit atau klinik, sekolah, madrasah, dan perguruan tinggi Nahdlatul Ulama.
Dalam apel tersebut, Naskah Resolusi Jihad NU juga dapat dibacakan oleh jajaran Tanfidziyah atau Badan Otonom NU.
PBNU juga meminta peringatan Hari Santri diisi kegiatan yang manfaatnya dirasakan langsung masyarakat, seperti layanan kesehatan gratis, donor darah, konsultasi keluarga dan zakat, hingga kegiatan peduli lingkungan.
Seperti diketahui, PBNU mengusung tema “Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri” dalam Hari Santri Nasional 2026 sekaligus mengarahkan peringatan tahun ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum memperkuat tradisi keilmuan dan spiritual pesantren, pelayanan kepada masyarakat, serta kepedulian terhadap isu kemanusiaan.(ris/saf/rid)

NOW ON AIR SSFM 100

