Sementara Kombes Pol Luthfie Sulistiawan Kapolrestabes Surabaya menegaskan, pengungkapan kasus pembunuhan memang terkesan agak lama.
Hal itu karena pihak kepolisian perlu melakukan sejumlah koordinasi, termasuk dengan Divhubinter Polri dan Kepolisian Malaysia.
“Jadi memang ini terkesan seperti agak lama, karena memang dari awal sudah kami tahu pelakunya, namun karena posisi ada di Malaysia sehingga kami perlu koordinasi juga dengan Hubinter Mabes Polri. Alhamdulillah kemarin sudah bisa kami lakukan penangkapan,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, pelaku MKA nekat membunuh SN karena perkataan buruk yang dilontarkan korban saat utangnya ditagih.
Polisi mengungkapkan bahwa antara korban dan pelaku sempat terjadi cekcok hingga akhirnya pelaku meraih pisau yang ada di belakang lemari korban.
Pada gelar rekonstruksi hari ini, terdapat total 55 adegan. 44 adegan digelar di TKP pertama yakni, di kawasan Putat Jaya, dan 11 adegan di Simo Pomahan.(kir/ham/rid)
NOW ON AIR SSFM 100

