Operasi jalur pemadaman jalur udara dengan metode water bombing untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo atau kawasan Gunung Arjuno-Welirang terkendala kondisi awan.
Muhammad Amrul Ketua Tim Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD Provinsi Jatim menjelaskan, kondisi awan yang rendah pada Kamis (20/8/2026) hari ini membuat jarak pandang terbatas sehingga armada tidak memungkinkan menjangkau titik api.
“Operasi water bombing masih belum dapat dilakukan karena jarak pandang terbatas oleh awan yang rendah,” kata Amrul saat dikonfirmasi hari ini.
Pemprov Jatim sendiri telah menyiapkan armada helikopter PK-DAP berkapasitas satu ton untuk mengangkut air. Selain itu, tim gabungan terus melakukan observasi memetakan titik-titik api.
Dari hasil pantauan di lapangan, titik api berada di kawasan Gunung Kembar 2 dan di sekitar Lengkean atau Lapangan Kotak.

NOW ON AIR SSFM 100

