Jumat, 10 Juli 2026

Pembangunan 18 Sekolah Rakyat Permanen di Jatim Dikebut Jelang Tahun Ajaran Baru

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Tampak depan asrama Sekolah Rakyat Menengah Atas XXI Unesa, Rabu (16/7/2025). Foto: Meilita Elaine suarasurabaya.net

Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan proses pembangunan 18 Sekolah Rakyat di berbagai daerah dipercepat menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027.

Restu Novi Widiani Kepala Dinas Sosial Jawa Timur mengatakan sebagian besar progres pembangunan 18 Sekolah Rakyat permanen saat ini sudah mencapai sekitar 90 persen.

Tim Kemensos bersama Dinas Sosial Jatim juga mengintensifkan pengecekan langsung ke lokasi untuk memastikan seluruh fasilitas siap digunakan.

Sementara itu Kemensos menargetkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dilaksanakan mulai tanggal 14 Juli hingga batas waktu maksimal 31 Juli bagi sekolah permanen yang baru selesai dibangun.

“18 (Sekolah Rakyat) permanen ini rata-rata 90 persen. Saat ini tim Kemensos dan tim Dinas Sosial sedang turun lapangan untuk memastikan kesiapan unit dilaksanakan cek kesehatan dan MPLS tanggal 14,” ujar Restu.

Novi menjelaskan, pengecekan unit permanen tidak hanya berfokus pada penyelesaian bangunan namun juga memastikan fasilitas pendukung seperti kesiapan saluran air, kamar mandi hingga asrama yang menjadi tempat tinggal para siswa selama mengikuti pendidikan.

“Karena kesiapan itu kan sudah MPLS dan sudah bermalam di situ. Anak-anak juga sudah harus siap tinggal, jadi kami memastikan airnya, kamar mandinya sudah selesai karena harus langsung siap pakai,” tuturnya.

Nantinya data hasil pengecekan lapangan akan dihimpun dan menjadi bahan evaluasi untuk memastikan sekolah mana saja yang benar-benar sudah siap beroperasi penuh.

Sementara itu pada tahun ajaran baru ini, daya tampung Sekolah Rakyat di Jatim mencapai 5.380 siswa atau meningkat dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya yang terdiri atas sembilan rombongan belajar (rombel) dari tiga jenjang SD, SMP dan SMA.

“Nanti saya menghimpun data. Sekarang memang rata-rata sudah 90 persen, ada yang 98 persen, ada juga yang sudah 100 persen. Tapi untuk memastikan itu memang kita turun lapangan,” ungkapnya.(wld/ris/faz)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Jumat, 10 Juli 2026
29o
Kurs