Jumat, 6 Februari 2026

Pemkot Pastikan Surabaya Siap Sambut Tes Kemampuan Akademik SD-SMP April Mendatang

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Febrina Kusumawati Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya (kanan) bersama Mohammad Sufyan Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Foto: Muhammad Rafi' Ermawan Mg suarasurabaya.net

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) menyatakan kesiapan penuh dalam menyambut Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk tingkat SD dan SMP yang akan digelar pada April 2026

Febrina Kusumawati Kepala Dispendik Kota Surabaya mengatakan, kesiapan itu mencakup sarana prasarana, hingga perubahan metode pembelajaran guru di kelas agar selaras dengan standar nasional. Fokus utamanya, memastikan transisi dari pola hafalan ke pola penalaran serta stabilitas infrastruktur ujian.

“Yang pertama kan ya pasti jelas tadi disampaikan bagaimana sih ya anak-anak itu kita kenalkan dengan bakal soal yang ada di TKA itu. Ternyata kan memang beda. Kalau sebelumnya itu adalah hafal-hafalan begitu kan, ternyata isinya adalah soal cerita yang bagaimana anak itu bisa membaca, mencerna, menulis, merumuskan baru menghasilkan,” jelas Febriana saat mengisi program Semanggi Suroboyo di Radio Suara Surabaya, Jumat (6/2/2026).

Sementara terkait aspek teknis, Febrina menegaskan bahwa supervisi ketat dilakukan pada seluruh fasilitas sekolah, termasuk jaringan internet dan pasokan listrik.

“Sarana itu semuanya kan sudah berbasis dengan computerized begitu ya. Jadi di sekolah-sekolah kita juga sudah lakukan cek bagaimana sarananya. Komputernya tersedia berapa dan seterusnya. Terus kita juga lihat jaringannya sampai kita cek betul-betul ini bandwidth berapa yang disini (setiap sekolah) dan seterusnya, untuk memastikan nanti pada saat proses itu enggak ada down dan seterusnya,” paparnya.

Ia juga menambahkan pentingnya koordinasi dengan instansi lain. Salah satunya koordinasi dengan PLN terkait jaringan listrik.

“Jangan sampai dalam posisi teman-teman nanti menghadapi TKA itu ada down juga di listrik dan seterusnya itu. Itu kami lakukan satu persatu kita supervisi, kita cek benar-benar kita catat,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Mohammad Sufyan Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dispendik merincikan jadwal serta mekanisme teknis yang akan dilalui siswa SD dan SMP di Surabaya. TKA siswa SMP berlangsung pada 6-16 April, sedangkan tingkat SD di tanggal 20-30 April 2026.

“Jadwal TKA-nya itu bulan April. Tanggal 6 sampai tanggal 16 untuk SMP, sedangkan yang SD tanggal 20 sampai tanggal 30. (Artinya) kita punya waktu dua bulan,” ujar Sufyan.

Terkait kesiapan perangkat, Sufyan menjelaskan baik dari sisi internet maupun listrik sudah siap 100 persen.  “Alhamdulillah kesiapannya sudah 100% insyaallah teman-teman di lembaga, satuan pendidikan, insyaallah sudah siap.”

Selain sarana, Sufyan memaparkan bahwa pihaknya juga sudah melakukan uji coba (try out) di 31 Kecamatan Kota Surabaya. Dari hasil try out itu, pihaknya sudah memetakan kelemahan masing-masing peserta.

“Jadi misalnya oh anak ini kelemahannya di bab apa sih? Nomor berapa sih? Misalnya nanti, oh ternyata anak ini diketemukan pada saat analisis yang pertama, trial pertama, ini kesulitan pembagian nih misalnya. Maka nanti kita akan memberikan analisis tersebut kepada 31 kecamatan bahwa kelemahan anak pada saat trial pertama itu ada di proses pembagian,” jelasnya.

Sufyan juga menekankan pentingnya manajemen waktu dan pembiasaan menggunakan perangkat ujian yang benar. Dia menyebut, TKA membutuhkan waktu kurang lebih 105 menit.

Dari 105 menit itu, terdiri dari 10 menit untuk latihan. Kemudian 75 menit untuk soal matematika atau bahasa Indonesia, sedangkan 20 menit itu adalah untuk survei karakter.

“Jadi kita kondisikan seandainya riil melaksanakan TKA tadi. Kita juga membiasakan anak menggunakan laptop yang laptop di ruangannya itu. Menggunakan komputer itu berbeda, layar-layar waktu kita misalnya bahasa Indonesia butuh literasi,” pungkasnya. (bil/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Jumat, 6 Februari 2026
31o
Kurs