Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan mengevaluasi usai ricuhnya konser musik menghadirkan Denny Caknan dalam rangka pesta rakyat Soft Launching Creative Hub Surabaya Expo Center (SUBEC) di kawasan eks Hi-Tech Mal THR menjadi pusat kreativitas anak muda di Kota Surabaya pada Minggu (5/7/2026).
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya menyebut, akan menelusuri penonton yang hadir kemarin apakah bukan warga Surabaya.
“Jadi evaluasi yang kita lakukan adalah nanti kita lihat bahwa itu sebenarnya kan untuk kegiatan anak muda. Itu nanti dievaluasi itu yang datang apakah banyak dari luar,” bebernya m, Senin (6/7/2026).
Menurutnya selama ini pemkot juga selalu menggelar acara secara gratis, namun sebelumnya penonton diberi gelang tiket.
“Tapi kemarin katanya sampai ada (penumpang naik) bus. Makanya saya coba tanyakan ya sama teman-teman yang di lapangan. Juga saya tanyakan ke nanti yang datang baik anggota DPRD maupun Pak Wawali. Kenapa kejadiannya karena apa gitu ya,” paparnya.
Dia memastikan korban luka diduga karena berdesak-desakan dengan penonton lain saat memaksa masuk dan menjebol pagar pintu masuk, sudah ditangani di rumah sakit milik pemkot.
“Oh sudah dibantu oleh pemerintah kota. Jadi kita lakukan operasi,” paparnya.
Diberitakan sebelumnya, konser Denny Caknan dalam rangka Soft Launching Creative Hub Surabaya Expo Center (SUBEC) di kawasan eks Hi-Tech Mal THR menjadi pusat kreativitas anak muda di Kota Surabaya pada Minggu (5/7/2026) diwarnai insiden pagar pembatas jebol. (lta/iss/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

