Kamis, 8 Oktober 2026

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.995 per Dolar AS, Dipicu Sentimen Fitch Ratings

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Petugas menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta. Foto: Antara

Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan pada penutupan perdagangan Senin (6/7/2026).

Rupiah ditutup melemah setelah pelaku pasar merespons laporan terbaru Fitch Ratings yang menyoroti meningkatnya risiko terhadap perekonomian Indonesia, ditambah sentimen defisit neraca perdagangan dan ketidakpastian global.

Berdasarkan data perdagangan, kurs rupiah ditutup melemah 32 poin atau 0,18 persen menjadi Rp17.995 per dolar Amerika Serikat (AS), dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp17.963 per dolar AS.

Ibrahim Assuaibi analis pasar uang menilai pelemahan rupiah dipicu meningkatnya kekhawatiran investor setelah Fitch Ratings merilis analisis mengenai kondisi ekonomi Indonesia.

“Fitch Ratings dalam laporan terbarunya memberi pandangan mendalam mengenai rapuhnya kondisi ekonomi makro Indonesia, yang terlihat dari indikator pelemahan rupiah, penurunan cadangan devisa, hingga arus modal keluar yang masif. Namun demikian, perhatian sesungguhnya dari Fitch ialah pada aspek kepercayaan investor yang kian melemah akibat memburuknya tata kelola ekonomi,” ujarnya.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Kamis, 8 Oktober 2026
34o
Kurs