Minggu, 11 Januari 2026

Penjual Buah Ditemukan Meninggal di Tenggilis Mulya Surabaya, Diduga Bunuh Diri

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Jenazah pria yang ditemukan dalam kondisi tergantung di rumah kontrakan, Tenggilis Mulya, Surabaya, Sabtu (10/1/2026). Foto: Pangky via WA SS

Seorang pria berinisial ARF (24 tahun) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di dalam sebuah rumah kontrakan, di Tenggilis Mulya, Surabaya, Sabtu (10/1/2026) pagi.

AKP Prastya Yana Wisesa Supriyanto Kapolsek Tenggilis mengatakan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh OF (60 tahun) yang merupakan ayah korban pada pagi hari.

Ayah korban sebelumnya mendatangi rumah tersebut untuk mengecek kondisi putranya, namun dan tidak ada respons saat pintu diketuk.

“Yang menemukan keluarganya, karena biasanya jualan (buah) kok tidak ada, terus dicari ternyata gantung diri,” katanya kepada suarasurabaya.net.

Setelah mengetahui anaknya gantung diri, O kemudian langsung melapor kepolisi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, gabungan piket fungsi Polsek Tenggilis yang dipimpin Ipda Hezron Mboroh Perwira Pengawas (Pawas) langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan.

Ipda Hezroh Mboroh mengatakan bahwa korban merupakan warga Desa Babadan, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. Di Surabaya, korban sehari-hari bekerja sebagai penjual buah.

“Ciri-ciri korban pada saat ditemukan menggunakan celana pendek kaos hitam,” ucapnya.

Saat ini, korban sudah dibawa ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya menggunakan ambulance untuk penanganan lebih lanjut.

PERINGATAN: Berita ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.

Jika Anda memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, jangan ragu bercerita, konsultasi, atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa. Terlebih apabila pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri.

Untuk konsultasi, Anda dapat menghubungi nomor Hotline Rumah Sakit Jiwa Menur di 031502165. Atau mengakses layanan Love Inside Sucide Awareness (LISA) Kementerian Kesehatan di Call Center 119 atau 081380073120 (WhatsApp). (ris/bil/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Minggu, 11 Januari 2026
24o
Kurs