Rabu, 23 September 2026

Penyelam Tembus Kamar KM Virgo Transport 8, Banyak Korban Masih Terjebak

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Tim SAR gabungan mengevakuasi tiga jasad yang baru ditemukan untuk dinaikkan ke Helikopter HR 3601 pada operasi SAR hari ke-10 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di perairan Masalembo, Laut Jawa, Selasa (22/9/2026). Foto: Antara

Tim penyelam gabungan Basarnas dan TNI AL berhasil membuka akses ke sejumlah kamar penumpang di dalam bangkai KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.

Dari penyelaman tersebut, tim menemukan banyak korban yang masih terjebak di dalam kapal.

I Putu Sudayana Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin mengatakan, pencarian pada hari ke-10 operasi SAR kini dipusatkan di bagian badan kapal, terutama ruang kamar penumpang.

Menurut Putu, sejumlah korban telah terlihat di dalam kamar. Namun, proses evakuasi tidak seluruhnya dapat dilakukan karena sebagian korban diduga terjepit di dalam bangkai kapal.

“Fokus di sana, memang sudah banyak terlihat penumpang-penumpang yang terjebak di dalam kamar kapal. Tadi beberapa korban sudah dicoba ditarik pakai tali tapi enggak bisa, ya. Sepertinya ada korban kejepit di dalam kapal atau apa yang menyebabkan seperti itu. Nah, besok dilanjutkan. Semoga evakuasi besok lancar,” kata Putu pada Selasa (23/9/2026) malam.

Untuk membuka akses ke kamar-kamar tersebut, tim penyelam gabungan harus memecahkan kaca jendela kapal.

Penyelaman dilakukan oleh unsur Basarnas Special Group (BSG), Komando Pasukan Katak (Kopaska), Dinas Penyelamatan Bawah Air Koarmada II TNI AL, PT Jasalindo, serta unsur terkait lainnya.

Pada Selasa pagi, tim penyelam berhasil mengevakuasi tiga korban meninggal dunia dari dalam bangkai kapal.

Namun, proses evakuasi korban lainnya terhenti ketika kondisi di bawah air memburuk pada sore hari.

Air menjadi semakin keruh dan arus laut menguat sehingga menyulitkan penyelam untuk melanjutkan evakuasi terhadap korban yang sudah ditemukan.

“Untuk melanjutkan evakuasi, airnya keruh karena faktor arus yang sudah cukup kencang. Akhirnya tim penyelam tidak bisa mengevakuasi korban-korban yang sudah terlihat,” ujar Putu dilansir dari Antara.

Penyelaman akan kembali dilanjutkan pada Rabu (23/9) pagi hingga sore. Tim SAR berharap kondisi cuaca dan arus laut lebih mendukung sehingga proses evakuasi di dalam badan kapal dapat dilakukan secara maksimal.

Pencarian selanjutnya akan menyasar kompartemen kamar penumpang, baik kelas ekonomi maupun kelas eksekutif.

Setelah area tersebut diperiksa, tim akan mempertimbangkan pencarian di bagian kendaraan yang berada di dalam kapal.

Putu mengatakan posisi kendaraan di dalam KM Virgo Transport 8 kini saling bertindih akibat kondisi kapal yang sudah tidak normal. Karena itu, pencarian di area tersebut hanya akan dilakukan apabila kondisi dinilai aman bagi penyelam.

“Kendaraan di dalam kapal saling bertindih karena posisi kapal sudah tidak normal. Kalau memungkinkan dan aman pasti akan kita laksanakan. Operasi SAR ini harus mengutamakan keselamatan petugas,” ujarnya.

Hingga Selasa pukul 22.00 WITA, Basarnas mencatat 126 orang telah ditemukan dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8.

Mereka terdiri atas 108 orang selamat dan 18 orang meninggal dunia. Dengan demikian, masih terdapat 117 orang yang dalam proses pencarian. (ant/saf/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Rabu, 23 September 2026
29o
Kurs