PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Jawa Timur memastikan bahwa pasokan listrik di Jatim sudah kembali normal sejak sekitar sepekan terakhir, setelah sempat terjadi gangguan pemadaman yang berdampak di wilayah Jawa dan Bali.
“Pemadaman di Jatim, serta seluruh Jawa dan Bali, itu sudah normal semenjak satu minggu yang lalu. Pasokan listrik ke masyarakat sudah kembali pulih,” kata Ahmad Murdani Manajer PLN UP2B Jatim di Sidoarjo pada Senin (29/6/2/26).
Dani memastikan, PLN terus memperkuat ketahanan sistem agar gangguan serupa tidak kembali terjadi di sejumlah daerah di Jawa dan Bali. “Sehingga nanti masyarakat bisa tetap menikmati listrik,” ucapnya.
Meski kondisi sistem sudah normal, ia menegaskan potensi gangguan tetap ada. Namun, jika terjadi pemadaman, sifatnya cenderung lokal dan biasanya dilakukan untuk pengamanan saat ada gangguan pada instalasi listrik.
“Pemadaman itu sebenarnya hal yang kita hindari. Cuma mungkin bisa terjadi apabila salah satunya karena gangguan. Jadi memang sengaja kita padamkan terlebih dahulu untuk mengamankan, baik peralatan maupun manusia,” ujarnya.
Ia menjelaskan, gangguan bisa muncul kapan saja, baik karena faktor cuaca maupun aktivitas di sekitar jaringan listrik. Saat musim libur sekolah seperti sekarang menurutnya, salah satu potensi gangguan yang menjadi perhatian PLN berasal dari aktivitas bermain layang-layang di dekat instalasi kelistrikan.
Menurutnya, layang-layang yang tersangkut pada jaringan listrik, terlebih yang menggunakan tali berbahan kawat, bisa memicu korsleting hingga menyebabkan pemadaman di area sekitar.
“Nah, sekarang main layangan itu talinya ada yang pakai kawat. Kawat itu konduktor listrik yang sangat baik. Ketika tersangkut ke saluran listrik, itu bisa menyebabkan gangguan,” jelasnya.
PLN mengimbau masyarakat agar menghindari aktivitas yang berisiko di sekitar jaringan listrik. Selain membahayakan sistem kelistrikan, kondisi tersebut menurutnya juga bisa mengancam keselamatan warga.
Pihaknya juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mencoba mengambil benda yang tersangkut di kabel listrik secara mandiri. Jika hal itu terjadi, pihaknya meminta warga agar segera menghubungi petugas PLN untuk penanganan yang aman.
“Kalau memang tersangkut, sebaiknya jangan ambil sendiri. Bahaya sekali. Lebih baik hubungi petugas PLN, nanti biar PLN yang menangani,” pungkasnya. (ris/saf/ipg)










