Kamis, 10 September 2026

Polisi Dalami Dugaan Sopir Alphard Mencoba Kabur saat Tabrak Belasan Kendaraan di Menur Pumpungan Surabaya

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Kecelakaan beruntun melibatkan mobil Alphard (hitam belakang kanan) dan mobil Yaris (putih depan) serta lebih dari sepuluh sepeda motor terjadi di Jalan Manur Pumpungan, Surabaya, Rabu (9/9/2026) sore. Foto: Akira suarasurabaya.net

Satlantas Polrestabes Surabaya tengah mendalami insiden kecelakaan beruntun yang terjadi di Menur Pumpungan, Surabaya, Rabu (9/9/2026) kemarin.

AKBP Galih Bayu Raditya Kasatlantas Polrestabes Surabaya membenarkan bahwa saat ini insiden tersebut ditangai oleh Satlantas Polrestabes Surabaya. Terutama terkait adanya dugaan sopir Alphard yang mencoba kabur setelah menabrak sekitar 11 motor dan empat mobil.

“Betul, saat ini penanganan soal kecelakaan beruntun ditangani Satlantas Polrestabes Surabaya,” katanya, pada suarasurabaya.net, Kamis (10/9/2026).

Sementara itu, saat ini sopir Alphard yang menjadi pelaku kecelakaan beruntun, sedang menjalani pemeriksaan oleh Satlantas Polrestabes Surabaya.

“Sekarang sedang kami periksa,” tambahnya.

Sebelumnya, sopir Alphard bernama Yusuf (53) mengaku tidak enak badan saat akan menjemput bosnya. Sehingga, di dalam perjalanan itu dia sempat mengonsumsi obat.

AKP Yunus Kurniawan Kapolsek Sukolilo menerangkan, untuk mengurangi rasa tidak enak badan itu, pelaku mengonsumsi obat yang mengakibatkan dia mengantuk selama perjalanan.

Menurut Yunus, 500 meter sebelum mobil berhenti di depan Dealer Honda Daya Motor Surabaya, sopir Alphard mengaku sudah menabrak mobil lain.

“Menabrak Innova, (berdasarkan CCTV) ada menabrak rombong bakso juga,” katanya.

Kronologi Berdasar Korban dan Warga

Berdasarkan informasi yang dihimpun suarasurabaya.net dari sejumlah korban dan warga sekitar, kecelakaan beruntun yang melibatkan sopir Alphard dengan 11 motor dan tiga mobil itu bermula sejak Alphard berada di perempatan Jalan Arif Rahman Hakim.

Hari seorang warga sekitar mengungkapkan, di perempatan Jalan Arif Rahman Hakim, sopir Alphard sudah menabrak mobil Innova Reborn.

“Terus di sana sudah diselesaikan. Kasih KTP. Terus sopir ini jalan lagi, tapi nabrak lagi. Cuma enggak mau berhenti,” katanya, pada suarasurabaya.net, Rabu (9/9/2026) sore.

Hal sama juga disampaikan Fadholi (46) seorang driver ojek online. Dia mengaku menjadi korban kecelakaan beruntun.

“Dia (sopir) tadi hampir lari. Tapi sudah keburu diamankan warga ke dalam bengkel supaya enggak dipukuli,” tambahnya.

Fadholi tidak tahu persis bagaimana pelaku diamankan, karena setelah ditabrak dia sempat tidak sadarkan diri sebelum akhirnya dibangunkan warga.

Driver ojol itu mengaku hanya mengalami luka bengkak pada kaki bagian kanan. Sedangkan penumpang yang dia bawa, mengalami luka pada pelipis kanan.

“Saya jalannya di kiri. Pelaku juga melaju pada bagian kiri jalan. Makanya banyak juga motor yang kena,” ungkapnya.

Selain Fadholi, ada juga Mahridza seorang mahasiswa yang menjadi korban kecelakaan saat pulang kuliah.

“Tadi saya juga dari arah Arif Rahmam Hakim. Tapi kenanya di daerah Menur. Enggak ada luka berat, tapi kayaknya memar di kaki kiri. Kalau dipakai berdiri lama enggak bisa,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ipda Bambang Sutrisno Kanit Lantas Polsek Sukolilo menyebut, pemilik Alphard sempat menabrak gerobak bakso sebelum akhirnya menabrak beruntun belasan kendaraan di depan.

“Pertama itu nabrak (rombong) bakso. mungkin sudah hilang keseimbangan. Hilang keseimbangan, langsung nyasar yang parkir roda empat. tiga kendaraan itu yang parkir,” jelasnya.

Dugaan penyebab pemilik mobil laki-laki itu dalam pengaruh alkohol akan disidik unit reskrim Polsek Sukolilo.

“Belum mengerti (mabuk atau tidak),” ungkapnya.

Untuk memastikan kronologi kejadian kecelakaan, semua korban dan saksi di lokasi dimintai keterangan. Data sementara 5 korban luka, tidak ada korban meninggal.

“Korban luka kurang lebih antara lima, nanti yang kejadiannya lakanya nanti minta keterangan semua,” tutupnya.(kir/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Kamis, 10 September 2026
31o
Kurs