“Sebagai tindak lanjut, hari ini kita telah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan Polisi Khusus Kehutanan bagi 586 personel,” ujar Herry.
Ia menjelaskan, penguatan sumber daya manusia menjadi faktor penting untuk meningkatkan kemampuan negara dalam menjaga kawasan hutan, mengantisipasi kebakaran, serta melindungi keanekaragaman hayati dari berbagai ancaman kerusakan lingkungan.
Menurut Herry, personel Polisi Khusus Kehutanan tidak hanya dituntut memiliki keterampilan operasional, tetapi juga harus menjunjung tinggi kedisiplinan, tanggung jawab, dan integritas dalam menjalankan tugas.
“Integritas adalah harga mati bagi seorang Polisi Khusus Kehutanan. Jangan pernah mau berkompromi dengan para perusak lingkungan, dan jangan sekali-kali menyalahgunakan wewenang yang telah dipercayakan oleh negara,” tegasnya.
Selama mengikuti pendidikan, 586 personel tersebut memperoleh pembekalan berbagai keterampilan kepolisian. Materi yang diberikan meliputi deteksi dini, pemolisian masyarakat, pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli, hingga penanganan awal tempat kejadian perkara.
NOW ON AIR SSFM 100

