Sistem tersebut memicu terbentuknya daerah perlambatan dan percepatan angin di sekitar perairan utara Aceh, Selat Malaka bagian utara, serta Samudra Pasifik sebelah utara Papua Barat Daya.
“Kondisi ini dapat mendukung pertumbuhan awan hujan sehingga meningkatkan potensi terjadinya hujan di wilayah-wilayah sekitarnya,” kata Zen Putri dilansir dari Antara.
BMKG juga mengingatkan pengguna transportasi udara untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap pertumbuhan awan kumulonimbus di sejumlah jalur penerbangan.
Awan jenis ini dapat berkaitan dengan cuaca signifikan yang berpotensi mengganggu keselamatan dan kelancaran penerbangan.
Potensi cuaca yang perlu diwaspadai mencakup wilayah perairan utara Aceh, Selat Malaka bagian utara, Laut Natuna Utara, serta Samudra Hindia di barat Kepulauan Nias hingga Lampung.
NOW ON AIR SSFM 100

