Jumat, 18 September 2026

PVMBG: Gunung Anak Krakatau Tumbuh Cepat, Tapi Masih Aman

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Ilustrasi gunung anak Krakatau pantauan dari cctv PVMBG. Foto: PVMBG

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memastikan pertumbuhan fisik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda berlangsung cepat, tetapi hingga kini masih dalam kondisi aman.

Rita Susilawati Kepala PVMBG mengatakan, pertumbuhan Gunung Anak Krakatau merupakan bagian dari dinamika normal gunung api muda yang sedang membentuk tubuhnya.

“Potensi erupsi masih ada, tetapi jangan terlalu dikhawatirkan karena ini memang bagian dari dinamika pertumbuhan Anak Krakatau yang merupakan gunung api muda yang sedang membentuk tubuhnya,” kata Rita di Bandung, Kamis (17/9/2026).

Menurut Rita, aktivitas vulkanik Anak Krakatau saat ini kembali menunjukkan pola erupsi strombolian dengan durasi singkat. Bahkan setelah erupsi pada awal September, tidak tercatat letusan pada, Senin (14/9/2026) dan Selasa (15/9/2026) pekan lalu.

Laju pertumbuhan Anak Krakatau yang tergolong cepat dipengaruhi kombinasi faktor tektonik regional, sistem magma yang terbuka, karakter magma yang encer, serta frekuensi erupsi yang tinggi.

Perubahan arah subduksi lempeng dari wilayah Sumatera menuju Selat Sunda juga disebut membuka jalur magma menuju permukaan. Kondisi itu membuat material magma lebih cepat terakumulasi dan membentuk tubuh gunung.

PVMBG juga meminta masyarakat tidak panik terkait kemungkinan keruntuhan tubuh gunung atau flank collapse yang dapat memicu tsunami.

“Pertumbuhan Gunung Anak Krakatau ini belum mengkhawatirkan bisa menjadi ancaman keruntuhan, karena tubuhnya sekarang ketinggiannya masih sekitar 150-an meter dan slope-nya (kemiringan lereng) juga masih landai. Jadi sekali lagi, saat ini kalau terjadi runtuhan itu tidak akan menyebabkan tsunami,” ucap Rita.

PVMBG memastikan pemantauan terhadap Gunung Anak Krakatau terus dilakukan selama 24 jam untuk mengantisipasi setiap perubahan aktivitas vulkanik di kawasan Selat Sunda. (ant/bil/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Jumat, 18 September 2026
31o
Kurs