Sabtu, 17 Oktober 2026

Ratusan Santri Sidoarjo Diduga Keracunan MBG, Legislator Desak BGN Tindak Tegas SPPG Bermasalah

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Sejumlah santri Pondok Pesantren Manba’ul Hikam mendapatkan perawatan di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo diduga akibat keracunan setelah mengonsumsi MBG, Selasa (1/9/2026). Foto: Meilita suarasurabaya.net

Kasus ratusan santri di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali memunculkan pertanyaan serius mengenai pengawasan dan kelayakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Irma Suryani Chaniago Anggota Komisi IX DPR RI meminta Badan Gizi Nasional (BGN) segera memastikan pihak yang bertanggung jawab atas operasional SPPG yang melayani program MBG tersebut.

Menurut Irma, identitas pemilik SPPG dan kepala SPPG harus diperjelas agar mekanisme pertanggungjawaban dapat berjalan secara tegas.

“Yang pertama harus jelas dulu itu SPPG-nya punya siapa? Kepala SPPG-nya siapa agar pertanggungjawabannya jelas oleh BGN,” kata Irma dalam keterangannya, Rabu (2/9/2026).

Ia menilai persoalan keamanan makanan dalam program MBG tidak cukup ditangani dengan menyampaikan empati kepada para korban.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Sabtu, 17 Oktober 2026
30o
Kurs