Tambahan itu terdiri dari 211 SPPG mitra mandiri dan 269 SPPG di wilayah terpencil. Seluruh SPPG tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada akhir Oktober 2026.
BGN juga melakukan penentuan ulang penerima manfaat agar distribusi MBG berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.
Suahasil menyatakan Kementerian Keuangan akan terus mendukung upaya perbaikan yang dilakukan BGN. Menurutnya, alokasi anggaran MBG akan menyesuaikan kebutuhan program setelah berbagai pembenahan dijalankan.
“Dengan demikian penerima manfaatnya lebih tepat sasaran, Badan Gizi Nasional membuat distribusi MBG-nya lebih optimal. Saya memahami bahwa teman-teman BGN terus mencari upaya perbaikan terus, ini bagus, sehingga nanti anggarannya ngikut. Anggarannya menyesuaikan, berapa nanti diperlukan, kita akan sediakan,” ujar Suahasil. (ant/bil/iss)
NOW ON AIR SSFM 100

