Sementara itu, Gesang Manggala Koordinator Media dan Branding Pusat Hubungan Masyarakat dan Protokol (PHMP) Universitas Airlangga (Unair) menambahkan, makanan itu disediakan oleh perusahaan katering pihak ketiga yang sebelumnya sudah beberapa kali bekerja sama dengan Unair.
“Baru sekali ini ada dugaan keracunan,” ungkap Gesang.
Belum ada sikap atau sanksi yang akan diberikan ke pihak penyedia katering. Menurut Gesang evaluasi terhadap penyedia makanan akan dilakukan setelah hasil pemeriksaan laboratorium keluar.
“Setelah itu baru nanti akan melakukan evaluasi,” katanya.
Untuk sementara, kegiatan pra pendidikan (pradik) yang dimulai sejak 7 September hingga2 Oktober 2026 itu dihentikan sementara pada hari ini. “Menunggu koordinasi lanjutan dengan Ibu Dekan FK Unair,” tandasnya. (lta/saf/ipg)








