Senin, 9 Februari 2026

Revitalisasi Hi-Tech Mall, Surabaya Siapkan Creative Hub Baru

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya saat mengecek Hi-Tech Mall Surabaya, Rabu (14/1/2026). Foto: Meilita Elaine suarasurabaya.net

Eks gedung Hi-Tech Mall Surabaya sedang dalam proses revitalisasi menjadi pusat sains dan kreativitas pemuda di Kota Pahlawan.

Iman Kristian Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya menyebut, tahap awal, perbaikan fokus area basement dan lantai dasar, termasuk pembenahan fasad dan pilar gedung.

“Pak Wali rutin turun langsung ke lokasi karena memang tujuannya mengaktifkan kembali kawasan ini agar bisa dimanfaatkan oleh anak-anak muda. Kami juga melibatkan sejumlah OPD seperti Disbudporapar, BPKAD, dan Brida, serta mengundang berbagai komunitas,” kata Iman, Senin (9/2/2026).

Pengembangan Hi-Tech Mall mengusung konsep Science, Creative, and Technology Hub.

Tujuannya, kawasan THR jadi pusat aktivitas berbasis teknologi informasi, riset, dan industri kreatif.

“Sesuai arahan Wali Kota, kami sedang mengembangkan konsep baru. Harapannya, kawasan ini menjadi pusat sains, kreativitas, dan teknologi,” jelasnya.

Pemkot Surabaya akan menggandeng sejumlah perguruan tinggi, perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk pengembangan kegiatan riset.

Untuk memperkuat ekosistem kreatif, Pemkot Surabaya akan memindahkan KORIDOR Coworking & Creative Space dari Gedung Siola, Rumah Bahasa di Balai Pemuda dilengkapi perpustakaan, ke eks Hi-Tech Mall.

“Tak hanya itu, sejumlah organisasi kepemudaan seperti Komunitas Cak & Ning, KONI, KORMI, serta Karang Taruna akan berkantor di kawasan ini. Konsep besarnya adalah menjadikan eks Hi-Tech Mall sebagai self improvement center bagi masyarakat, khususnya anak muda Surabaya,” terangnya.

Targetnya, kawasan ini bisa beroperasi mulai Mei 2026, sembari revitalisasi bertahap.

“Tahap awal kami fokus di basement, lantai dasar, dan lantai tiga. Lantai satu dan dua akan menyusul setelahnya,” ujarnya.

Diketahui, gedung eks Hi-Tech Mall memiliki lima lantai. Basement akan difungsikan sebagai toko modern, food court, serta multifunction hall untuk aktivitas komunitas. Lantai dasar tetap diisi toko-toko IT dilengkapi area F&B seperti coffee shop.

Sementara lantai satu dan dua akan menjadi ruang organisasi kepemudaan, studio musik, serta pusat industri kreatif. Di lantai tiga, akan dikembangkan immersive space, yaitu ruang audio visual interaktif yang bisa digunakan untuk pameran kreatif dan pertunjukan seni.

“Selain itu, fasilitas olahraga seperti padel, biliar, hingga pemanfaatan bekas bioskop sebagai teater pemutaran film karya sineas lokal juga akan dihadirkan,” imbuhnya.

Sementara di bagian belakang, sudah direvitalisasi menjadi area konser Surabaya Expo Center (SBEC).

Bekas kolam renang sedang proses dialihfungsikan menjadi lapangan mini soccer dan fasilitas olahraga lainnya.

“Dengan berbagai konsep tersebut, Pemkot Surabaya optimistis eks Hi-Tech Mall akan kembali hidup sebagai ruang publik modern, pusat kreativitas, dan destinasi baru keluarga di jantung Kota Surabaya,” tutupnya. (lta/saf/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Senin, 9 Februari 2026
27o
Kurs