Kepala Kantor SAR Banyuwangi I Made Oka Astawa mengatakan, operasi pencarian melibatkan berbagai unsur SAR gabungan.
Di antaranya Tim Rescue Pos SAR Jember, Kantor SAR Banyuwangi, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), BPBD Kabupaten Lumajang, Pos Pengamatan Gunung Semeru, pemandu pendakian terdaftar, TNI-Polri, potensi SAR, dan masyarakat setempat.
Total personel yang terlibat dalam operasi tersebut sekitar 50 orang. Tim juga mengerahkan sejumlah peralatan pendukung, mulai dari kendaraan operasional, drone thermal, peralatan mountaineering, jungle rescue, medis, evakuasi, hingga alat komunikasi.
Kantor SAR Banyuwangi bersama seluruh unsur SAR gabungan terus mengoptimalkan pencarian dengan tetap mengutamakan keselamatan personel.
Dua pendaki yang dilaporkan hilang masing-masing berinisial BKW (19), warga Kabupaten Sidoarjo, dan MWF (19), warga Kota Surabaya. Keduanya dilaporkan hilang saat melakukan pendakian di Gunung Semeru pada Sabtu (7/11/2026).
Berdasarkan informasi awal, kedua pendaki tersebut diduga melakukan pendakian tanpa mengikuti prosedur perizinan resmi yang berlaku. (ant/saf/ham)
NOW ON AIR SSFM 100

