Donald Trump Presiden Amerika Serikat (AS), menyebut situasi dengan Iran saat ini “sangat baik” dan membuka peluang perundingan antara Washington dan Teheran kembali dilakukan pada suatu saat.
Pernyataan itu disampaikan Trump kepada awak media, Rabu (19/8/2026) waktu setempat, setelah sebelumnya Amerika Serikat menghentikan pembicaraan dengan Iran. “Saat ini, menurut saya, situasinya sangat baik,” kata Trump seperti dikutip Antara, Jumat (21/8/2026).
Ia juga kembali mengeklaim AS menguasai dan mengendalikan penuh Selat Hormuz. Selat strategis itu secara efektif ditutup, tidak lama setelah AS dan Israel melancarkan operasi militer besar-besaran terhadap Iran pada 28 Februari.
Trump menegaskan, salah satu prioritas utama Washington tetap mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir.
Sebelumnya, CNN pada Selasa (18/8/2026) mengutip sejumlah pejabat AS menyebut Trump telah memerintahkan tim negosiasinya menghentikan pembicaraan dengan Teheran.
Trump pada hari yang sama juga menyampaikan melalui media sosial bahwa tidak ada pembicaraan atau perundingan yang sedang berlangsung, maupun dijadwalkan antara AS dan Iran. Selain itu, blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran disebut masih tetap diberlakukan.
Meski demikian, pernyataan terbaru Trump menunjukkan bahwa jalur diplomasi belum sepenuhnya tertutup. Ia mengisyaratkan perundingan dengan Iran bisa kembali dimulai pada suatu saat, meski belum menyebut kapan pembicaraan tersebut berpotensi dilakukan. (ant/bil/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

