Rabu, 7 Oktober 2026

Sejumlah Toko Terdampak Ledakan Tabung Gas LPG 50 Kg di San Antonio Tetap Beroperasi

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Aktivitas perbaikan kusen dan kaca outlet makan Truffle Belly di depan ruko Nasi Tempong Sri Dewi San Antonio lokasi ledakan karena kebocoran pipa gas LPG 50 kilogram, Rabu (7/10/2026). Foto: Meilita Elaine suarasurabaya.net

Sejumlah toko terdampak ledakan tabung gas LPG 50 kilogram di San Antonio Pakuwon City kemarin, Selasa (6/10/2026), hari ini Rabu (7/10/2026) tetap buka sembari melakukan renovasi usai rugi jutaan Rupiah.

Pantauan suarasurabaya.net, outlet makanan Truffle Belly terlihat buka sembari renovasi kaca depan yang pecah bagian lantai bawah dan atas.

Letaknya ada di depan rumah makan nasi tempong, sumber ledakan tabung gas LPG 50 kilogram.

Dinda (23 tahun) karyawan outlet menyebut, perbaikan kaca dan kusen ini dilakukan mandiri

“Itu yang rusak, pintu aman,” ungkapnya.

Ruko Nasi Tempong Sri Dewi San Antonio dan samping-sampingnya ditutup seng pascaledakan karena kebocoran pipa gas LPG 50 kilogram, Rabu (7/10/2026). Foto: Meilita Elaine suarasurabaya.net

Kerugian akibat terdampak getaran ledakan itu ditaksir mencapai jutaan Rupiah, namun outlet tetap buka.

“Kemarin buka setengah hari, hari ini buka bisa dine in dan take away. Penjualan masih normal. Kerugian sekitar jutaan,” ungkapnya.

Outlet lain Kopi Kenangan yang berjarak beberapa outlet di sebelah kanan rumah makan nasi tempong juga mengakami kerusakan kaca di kantai 1 dan 2.

Fatin (20 tahun) karyawannya menyebut, sudah ada komunikasi dengan Pakuwon untuk rencana mediasi bersama pihak Nasi Tempong Sri Dewi San Antonio, lokasi awal ledakan kebocoran pipa gas LPG 50 kilogram, untuk renovasi dan kerugian.

“Yang rusak kaca depan, kaca belakang sama lantai 2. Kerugian mencapai jutaan,” paparnya.

“Kemarin sudah didata (kerusakan), tapi untuk kelanjutannya belum tahu,” tutupnya.

Sementara aktivitas di pertokoan ini sudah kembali normal ramai. Sementara 5 ruko rusak parah yaitu rumah makan nasi tempong dan di samping-sampingnya, tidak beroperasi, bagian depan ditutup dengan seng. (lta/ham/rid)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Rabu, 7 Oktober 2026
29o
Kurs