Sementara Sekretariat Presiden RI dalam keterangan resminya menyebut pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kerja sama antara Indonesia dan PBB.
“Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis serta upaya memperkuat komunikasi dan kerja sama multilateral dalam menghadapi berbagai tantangan global,” demikian keterangan Sekretariat Presiden.
Lebih lanjut, pertemuan itu juga menjadi momentum untuk mempererat kemitraan Indonesia dengan PBB dalam menghadapi berbagai tantangan internasional.
“Pertemuan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat dialog dan kemitraan antara Indonesia dan PBB, sekaligus menegaskan pentingnya kerja sama internasional dalam mendorong perdamaian, stabilitas, dan penyelesaian berbagai persoalan global melalui pendekatan multilateral,” lanjut keterangan tersebut.
Dalam pertemuan itu, Prabowo didampingi sejumlah pejabat negara, di antaranya Arrmanatha Christiawan Nasir Menlu RI, Sugiono Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaanko, Prasetyo Hadi Menteri Sekretaris Negara, Teddy Indra Wijaya Sekretaris Kabinet, serta Umar Hadi Wakil Tetap RI untuk PBB di New York.
Sementara Guterres didampingi sejumlah perwakilan PBB, termasuk Retno Marsudi Utusan Khusus Sekjen PBB untuk Isu Air dan Gita Sabharwal Koordinator Residen PBB untuk Indonesia. (ant/bil/ham)
NOW ON AIR SSFM 100

