Dalam acara itu, LPMK Lidah Wetan telah berkoordinasi dengan pihak terkait karena akan melakukan penutupan jalan Lidah Wetan mulai dari ujung barat hingga timur.
Selanjutnya pada Minggu (11/10/2026), akan diadakan pagelaran seni dan budaya yang bekerja sama dengan Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
“Hari minggu itu juga ada dua kegiatan. Ada gelaran tari budaya yang diikuti oleh 250 penari anak-anak. Kemudian malam harinya akan ada wayang kulit dan Campursari Barada Unesa yang menampilkan wayang kulit oleh Ki Johan,” jelasnya.
Sementara itu, secara berturut-turut pada tanggal 14 sampai 18 Oktober, akan ada sejumlah pagelaran. Mulai dari sarasehan budaya, istiqomah haul akbar, sampai Sayembara Jemparingan Adipati Surabaya dan Festival Salam Surabaya.
Adapaun Heri Purwadi Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, serta Pariwisata (Kadisbudporapar) Kota Surabaya menerangkan, sejumlah kegiatan ini akan diadakan di Lidah Wetan.







