Rencana membawa belasan korban selamat Kapal Virgo Transport 8 ke Pelabuhan Tuban menggunakan TB Mauhaw IX, dialihkan kembali ke Banjarmasin menggunakan KN SAR Laksamana.
Nanang Sigit Kepala Kantor SAR Surabaya mengatakan, keputusan itu diambil karena terdapat korban yang membutuhkan penanganan medis serius secepatnya.
Sementara itu, Kapal TB Mauhaw IX tidak memiliki tim medis sehingga jika korban dibawa ke Tuban, waktu tempuh yang dibutuhkan terlalu lama untuk kondisi korban yang memerlukan perawatan.
“Yang tadinya rencana ke Tuban di kapal Mauhaw itu akhirnya di-transfer ke KN Laksmana ke Banjarmasin dikarenakan ada korban yang kondisinya perlu perawatan serius. Sementara di kapal Mauhaw tidak ada tim medis, kalau untuk bawa ke Tuban butuh waktu,” kata Nanang saat dikonfirmasi suarasurabaya.net, Senin (14/9/2026).
Dengan demikian, belasan korban yang sebelumnya tercatat akan dibawa ke Tuban tidak jadi diturunkan di Pelabuhan Tuban, melainkan langsung menuju Banjarmasin untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. “Ke Banjarmasin,” imbuhnya.
Seperti diketahui sebelumnya, Kapal Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin yang membawa 243 orang, mengalami kecelakaan dan hilang kontak di laut Jawa dekat perairan Kalimantan Selatan.
Hingga saat ini, proses pencarian dan evakuasi para korban masih dilakukan oleh tim SAR gabungan. Posko beroperasi di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin ketika insiden tersebut terjadi.
Sementara itu, posko informasi dan layanan juga disiagakan selama 24 jam di Terminal Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, untuk memfasilitasi keluarga korban yang mencari informasi.
Saat ini, sebanyak 114 penumpang KM Virgo Transport 8 telah ditemukan dalam perkembangan terbaru operasi pencarian, terdiri atas 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia. Sementara itu, 129 penumpang lainnya masih dalam pencarian setelah kapal mengalami hilang kontak dan terbalik di Laut Jawa dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin.(ris/bil/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

