“Namun, kebakaran yang terus berlangsung dan berulang menuntut penanganan yang lebih cepat, menyeluruh, dan berkelanjutan. Keselamatan manusia, pemulihan ekosistem, dan pencegahan kebakaran di masa depan harus menjadi prioritas bersama,” tegasnya.
Merespons situasi itu, MPH-PGI menyampaikan lima seruan baik untuk pemerintah pusat maupun gereja-gereja anggota PGI untuk mengambil sikap tegas.
Dalam surat keterangan itu, MPH-PGI meminta pemerintah pusat dan daerah untuk segera mengambil langkat cepat, serius, dan terkoordinasi.
“Kami juga meminta kepada pemerintah dan stakeholder untuk memastikan perlindungan dan bantuan bagi masyarakat terdampak, termasuk pelayanan kesehatan, masker yang sesuai untuk mengurangi paparan partikel asap, ruang dengan udara bersih, serta bantuan bagi warga yang kehilangan mata pencaharian,” tambahnya.
Kepada aparat penegak hukum (APH), lanjut Pdt. Jacklevyn, pihaknya meminta adanya pengusutan tuntas penyebab kebakaran secara transparan, menindak tegas pihak-pihak yang terbukti bertanggung jawab, serta memperkuat pengawasan terhadap pembukaan dan pengelolaan lahan, termasuk kawasan konsesi. Pencegahan dan penegakan hukum harus dilakukan secara konsisten agar kebakaran tidak terus berulang.
NOW ON AIR SSFM 100

