Senin, 26 Oktober 2026

Suami Siri Bakar dan Giling Jenazah Istri serta Anak untuk Hilangkan Jejak

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
DBM, suami siri korban, yang sedang dalam pencarian polisi. Kiri saat menggunakan topi, kanan saat gundul. Foto: Istimewa

Penyidik kepolisian mengungkap cara sadis tersangka DBM menghilangkan jejak pembunuhan terhadap DH (30 tahun) istri sirinya, dan AG (4 tahun) anak DH yang sebelumnya dilaporkan hilang di Kota Madiun.

Kombes Pol Roy Hutton Marulamrata Sihombing Dirreskrimum Polda Jawa Timur (Jatim) mengatakan, setelah membunuh kedua korban, tersangka membakar jenazah mereka di belakang pekarangan rumah.

Pelaku kemudian memasukkannya ke mesin penggiling daging sebelum kembali membakarnya. Jenazah tersebut rencananya bakal dibuang ke laut.

Tersangka DBM sendiri telah ditangkap di Jombang, Minggu (25/10/2026) malam kemarin. Dari hasil penyelidikan, Roy menyatakan kasus yang awalnya laporan kehilangan orang kini telah berkembang menjadi kasus pembunuhan.

“Namun setelah kita lakukan penyelidikan ternyata hilangnya itu disebabkan karena terkait dari pembunuhan. Ya, pembunuhan yang dilakukan oleh suami siri dari perempuan tersebut. Semalam kita sudah amankan pelakunya dan saat ini sementara kita lakukan pengembangan,” ujar Roy di Polda Jatim, Senin (26/10/2026).

BACA JUGA: Suami Siri Pembunuh Perempuan dan Anak asal Bogor Ditangkap
BACA JUGA: Ibu dan Anak Hilang di Madiun Diduga Dibunuh Suami Siri, Polisi Buru Pelaku

Roy menerangkan, pembunuhan dilakukan tersangka terhadap DH di sebuah kamar hotel di Madiun, lalu dilanjutkan terhadap AG anaknya.

“Dari hasil yang kami dapatkan memang peristiwa pembunuhannya ini cukup sadis karena pertama pelaku melakukan pembunuhan dulu terhadap istri sirinya. Ya, istri di sebuah kamar di hotel di Madiun. Kemudian setelah itu dia melakukan lagi terhadap anaknya,” jelasnya.

Untuk menghilangkan jejak pembunuhan, tersangka kemudian membakar kedua jenazah di belakang pekarangan rumahnya, lalu memasukkannya ke mesin penggiling daging.

“Selanjutnya setelah melakukan pembunuhan untuk menghilangkan jejak, korban dibakar di belakang pekarangan rumahnya. Kemudian setelah dibakar dimasukkan ke dalam penggilingan daging,” tuturnya.

“Kemudian setelah itu dibakar lagi dan baru rencananya dibuang ke laut. Ya, sementara, beberapa barang bukti sudah kita bisa amankan,” sambungnya.

Saat ini, penyidik kepolisian berencana kembali ke Madiun untuk memeriksa tempat kejadian perkara (TKP) dan mencari sisa-sisa potongan tulang korban. “Nah, tinggal kita melakukan cari potongan-potongan tulang yang mungkin masih ada di seputaran TKP. Itu mungkin informasi awal,” ucapnya. (wld/bil/iss)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Senin, 26 Oktober 2026
33o
Kurs