Ia menegaskan bahwa TNI akan senantiasa mengambil tindakan tegas dalam setiap situasi yang mengancam keselamatan personel maupun masyarakat, dengan tetap berpedoman pada ketentuan hukum yang berlaku. Pangkogabwilhan III turut mengimbau seluruh anggota OPM untuk menghentikan aksi kekerasan dan menyerahkan senjata yang dimiliki.
“Mari kembali bergabung ke pangkuan Ibu Pertiwi, Negara Kesatuan Republik Indonesia, sebelum TNI mengambil tindakan tegas kepada kalian,” ujarnya.
Dalam rapat evaluasi operasi Kogabwilhan III, Lucky Avianto turut menyampaikan apresiasi kepada Satgas TNI yang berhasil mengevakuasi jenazah pasangan suami istri, Yantinus alias Kumis Tua Kogoya beserta istrinya, yang menurut keterangan TNI menjadi korban penembakan oleh kelompok OPM.(ant/iss)

NOW ON AIR SSFM 100

