Rabu, 22 Juli 2026

Trump Tegaskan Iran Akan Membayar Mahal Jika Tentara AS Kembali Jadi Korban

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Donald Trump Presiden Amerika Serikat beserta jajarannya memantau operasi militer AS-Israel di Iran pada Sabtu (29/2/2026). Foto: Gedung Putih

Di tengah eskalasi militer, jalur diplomasi masih terus berjalan. Laporan CNN menyebutkan Amerika Serikat dan Iran sedang mempertimbangkan usulan gencatan senjata selama 10 hari sebagai langkah untuk menghentikan permusuhan dan membuka kembali proses negosiasi.

Usulan tersebut juga mencakup pelonggaran pembatasan di Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menjadi salah satu titik krusial dalam perdagangan energi global.

Sementara itu, Gedung Putih menegaskan bahwa pemerintahan Trump tetap mengedepankan upaya diplomatik sembari menuntut pertanggungjawaban Iran atas kematian personel militer AS.

“Saat ini, Presiden Trump berfokus memastikan Iran mempertanggungjawabkan pelanggaran terhadap nota kesepahaman serta aksi terorisme yang terus dilakukan di Selat Hormuz,” kata seorang pejabat Amerika Serikat.

Pejabat tersebut menambahkan bahwa pemerintah AS akan terus memberikan tekanan kepada Iran atas insiden yang menewaskan personel militernya.

“Pukulan telak ini akan terus berlanjut sampai presiden memutuskan sebaliknya, tetapi pembicaraan antara negara kita terus berlanjut,” ujarnya. (ant/saf/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Rabu, 22 Juli 2026
27o
Kurs