Eighty Mardiyan Dekan FK Unair menambahkan bahwa penugasan tersebut merupakan salah satu bagian dari implementasi institusi pendidikan yang berdampak.
“Semoga tim dapat menjalankan tugas dengan baik dan kembali dalam keadaan sehat dan selamat. Amin,” ucapnya.
Sementara itu, dr. Teddy Wardhana Koordinator Bantuan Medis Garda Ksatria Airlangga mengatakan, dalam rencana awal, tim akan menuju rumah sakit umum yang saat ini membutuhkan perhatian.
Dalam hal ini, tim juga membawa perlengkapan operasi, anestesi, dan berbagai kebutuhan pendukung agar bisa bekerja secara mandiri selama berada di lokasi.
“Prioritas kami adalah korban-korban yang membutuhkan penanganan segera. Jumlah dokter bedah dan anestesi di sana tidak banyak. Sehingga, kami berharap bisa membantu fase akut dari trauma ini,” ujarnya.









