Namun, pemeriksaan lebih lanjut tidak dapat dilakukan secara optimal. Berdasarkan pemeriksaan awal, penumpang tersebut cenderung bungkam saat dimintai keterangan dan menunjukkan kondisi yang memerlukan penanganan kesehatan mental.
“Karena kondisi mental penumpang tidak stabil, pemeriksaan dan interogasi lebih mendalam tidak dapat dilakukan demi menjaga kestabilan psikologis penumpang,” ujar Dhimas dilansir dari Antara.
Petugas kemudian berupaya menghubungi keluarga penumpang. Namun, orang tua yang bersangkutan diketahui sedang berada di luar kota.
Petugas keamanan Stasiun Tanah Abang selanjutnya berkoordinasi dengan sebuah yayasan rehabilitasi tempat penumpang tersebut menjalani perawatan.
Petugas yayasan tiba di Stasiun Tanah Abang pada pukul 19.53 WIB untuk menjemput penumpang tersebut.

NOW ON AIR SSFM 100

